Sunday, April 01, 2007

Memperingati April Mop

Hari ini tepat hari pertama di bulan April 2007, tanggal 1 April.
Mengambil judul di atas harus didahului tersedaknya saya oleh segelas kopi dan sebungkus kacang Dua Kelinci besar ukuran 1000g sisa-sisa lembur tempo hari. Tak lain karena membayangkan akan banyaknya kontroversi yang bakalan muncul terkait dengan kaitan peristiwa yang pernah terjadi hari ini. Meski notabene nya saya selalu mengharapkan selalu terjadi adanya kontroversi :D.
April Mop, atau lebih dikenal dunia sebagai April Fools' Day, entah datang dari sudut bumi sebelah mana menjadikan hari ini layaknya seperti sebuah hari yang harus dikenang dan dirayakan sebagai informal ceremony seperti halnya valentine day, halloween party etc.
Sedikit mengorek serpihan sejarahnya, konon tradisi ini diawali karena beberapa abad silam tanggal 1 April adalah hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara Salib lewat cara-cara penipuan.Waktu berjalan, akhirnya disepakati bahwa tanggal 1 April disebut sebagai foolish day melegalkan segala bentuk penipuan dengan cara apapun dan kepada siapapun baik teman, saudara bahkan orang tua. Info selengkapanya tentang April Mop bisa dilihat di sini.
Mengapa saya ambil tema memperingati April Mop? Sejujurnya inilah yang menjadi kegelisahan bagi saya.Sebagai muslim, bagi saya perayaan besar yang harus diperingati adalah apa yang pernah dicontohkan oleh Kanjeng Nabi, yang kalo diteliti secara kajian tematik makna perayaan harusnya memberi manfaat dengan menelaah hikmah yang terkandung di dalamnya. Arus global memang sesuatu yang hampir mustahil dihindari oleh siapapun, pun Kanjeng Nabi pun sudah memprediksi ini akan berlaku juga untuk umatnya. Sejatinya memang secara tidak disadari (dan sangat disayangkan) tenyata umat Islam juga merayakan foolish day macam hari ini atau hari-lain semacam valentine day, haloween dll, yaitu dengan cara membahasnya di milis-milis, website muslim, forum diskusi dll. Dan posting saya ini adalah salah satu contoh kebodohan kaprah kerap dilakukan muslimin untuk menyegarkan ingatan (ato merayakan meski secara tidak langsung) kita semua atas semua perayan-perayaan bodoh yang bersumber kepada ajaran Yahudi laknatullah. Akhirnya, ini hanya sebuah opini dan tidak bermaksud menggurui.
Anda punya pendapat lain??

0 comments: