Thursday, April 19, 2007

Bagaskara Manjer Kawuryan

"Racun yang kau minumkan kepada Baginda?" teriak Gajahmada.
Panik semua yang berasa di bangsal raja, dengan gugup para kerabat hanya bisa menyaksikan manakala Kalagemet yang bergelar Sri Jayanegara itu menggeliat tidak terkendali. Demikian cepat racun yang di ramu Ra Tanca itu meringkus nyawanya dan menarik paksa keluar dari tubuhnya.
"Keparat!" teriak bekel Gajahmada
Dengan tanpa menyisakan ragu secuil pun Gajahmada mencabut keris dari pinggangnya dan dihujamkan ke tengah dada Ra Tanca.
Ra Tanca yang siap mati telah mempersiapkan diri menyongsongnya. Sepenuh hati Ra Tanca memejamkan mata menunggu saat-saat nyawa oncat dari raganya. Ra Tanca memejamkan mata untuk menikmati rasa sakit yang menyergapnya, sisa tenaga yang masih ada digunakan untuk berbisik,
"Bagaskara Manjer Kawuryan"

*dikutip dari halaman terakhir "Gajah Mada" karangan Langit Kresna Hariadi, sebuah awal dari trilogi perjalanan "politik" Mahapatih Gajah Mada, salah satu politikus terbesar negeri ini.

2 comments:

Co-That said...

coyyy gw mau dunk bukunya!!! pengen banget gw baca buku2 kayak gini!!!

mbix said...

tenang choy..gw udah punya 3 buku terusannya neehhh (Trilogi Gajah Mada)
Lu suka buku ginian?? wah..gw jadi punya temen penggila cerita silat niiih :D