Friday, June 01, 2007

So Close So Real

Chapter tentang sebuah 'semi' chauvinisme barangkali
*duh ngomong apa sih* sigh
Okay..okay, lebih baik saya bikin peringatan di awal saja. Bagi anda yang alergi dengan narsis, katarsis dan penyakit-penyakit penghambaan pada diri sendiri, akan sangat lebih baik segera anda banting komputer anda tutup window ini deh. Takutnya sih, banyak sumpah serapah nanti yang disebut setelah baca post saya ini, waduh saya jadi ikut berdosa dunk.
Topik ini sepertinya (menurut saya) tidak berlebihan kalo kadang harus ada cerita dedcated untuk kantor.
Telkomsel, begitulah kira-kira bapak ibu nya ngasih nama. Akronim dari Telekomunikasi Selular (bukan seluar). Tepat tanggal 26 Mei kemaren sudah 12 tahun mengudara sebagai salah satu operator telekomunikasi di Indonesia, yang artinya sudah bisa dikatakan sebagai mature company. Ya iya lah..mosok ya kalo gak mature mana mungkin mau mempekerjakan anak dibawah umur kayak saya dan hanya bermodal ijazah butut STM Tilpun di negeri antah berantah sana. Sejatinya memang cuman fenomena kecil sih, walaupun kenyataannya ke-mature-an itu bisa anda lihat sendiri, siapakah raja operator GSM di Indonesia saat ini??
*sempat kepikiran kata-kata barusan mau tak 'bold' trus tak kasih tau ke Marketing Department, humm..siapa tau dapet marketing insentif karena promosi terselubung di blog saya ini * qiqiqii
Berbicara tentang kecintaan, sempat ingat pepatah tak bertuan "Jangan kau mencintai kantormu karena belum tentu kantormu juga mencintaimu". Waduh, masalahnya ini bukan pada level cinta ato tidak cinta lagi, maksutnya sudah sangat terlambat sekali untuk mempertanyakan cinta saya kepada kantor. Sudah sangat jelas cinta, seperti cinta nya team HRD yang sangat ikhlas memproses payroll di account saya dan seperti cinta nya team finance yang dengan sangat penuh amanah menambah pundi-pundi di rekening Mandiri saya tiap tanggal 25. *ketawa setan*
Memperingati ultah Telkomsel ke-12 kali ini, dengan semangat "12 tahun melayani Indonesia", saya kira tidak berlebihan koq. Meski mohon maaf kalo selama ini mungkin bagi anda pengguna Telkomsel masih merasakan ketidaknyamanan jaringan maupun service Telkomsel, tapi memang Telkomsel sudah berusaha semampu mungkin menghadirkan apa yang disebut dengan layanan terbaik bagi anda. *kepikiran lagi untuk ngasih tau kata-kata terakhir ini ke Corporate Communication departement..siapa tau dapet insentif lagi, lumayan bisa double* qiqiqiii
Telkomsel memang bukan yang terbaik, tapi sepertinya arahan ke depannya adalah menciptakan good corporate dan aktualisasi diri. Bagus. Dan untuk itulah kenapa Telkomsel ga perlu tinggi-tinggi bikin slogan, cukup..so close so real
Saya?? alhamdulillah tepat 2 tahun sudah saya jadi kuli di kantor ini. Mempertanyakan betah atau tidaknya sepertinya sudah terlambat. Dan tidak berlebihan memang untuk lebih bijak seandainya mempertanyakan ..so far, what i've done?? *lagunya LP ada yang match juga dengan kondisi*
Dan sepertinya juga tidak berlebihan saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya bagi anda yang sudah membaca kenarsisan saya ini *meski mungkin langsung muntah-muntah*
So close so real

2 comments:

mBu said...

yoi dhan..
ga perlu banyak slogan..
begitu dekat, begitu nyata..

P.S.
inget lagu hymne telkomsel pas di gor sumantri ga? cari mp3 nya donk!!

mbix said...

yoi mbu..
palagi buat perasaan kita2 di tanggal 25, duh bener2 begitu dekat begitu nyata deghh
mp3 nya Balada Telkomsel ada di PC gw, mauu ??